지금처럼 – Just Like Now (Chapter 1)

By Zaskia Aruni Makarim (@zaskiarunim)

DO NOT TAKE WITHOUT PERMISSION AND FULL CREDITS, Please leave a comment!

______________________________________________

“Ya! Wookie hyung bantulah kita sedikit!”

Tidak ada jawaban. Menoleh sedikitpun tidak.

“Sudahlah Kyun! Biasanya juga dia gitu kan? Dia lagi latihan dengan pianonya, jangan di ganggu.” Yesung menepuk pundak Kyuhyun.

Mereka dan beberapa puluhan orang lain sedang mempersiapkan musikal terbaru SM Musical yang akan di mulai dua jam lagi.

“Donghae hyung! Aku mau tanya.” Donghae menoleh.

“Mm, itu..” Henry menunjuk laki-laki yang sedang memainkan piano. “Siapa ya hyung?”

Donghae tertawa. “Oh Henry, kamu masih baru sih. Dia itu Ryeowook-ssi, salah satu dari 3 artis musikal yang terkenal. Dia itu super terkenal. Kamu anak baru beruntung bisa satu panggung dengan mereka.”

Henry mengangguk. “Oh, lalu dua lagi siapa?”

“Itu..” Donghae menunjuk orang yang sedang memperhatikan sebuah buket bunga yang ada di tangannya. “namanya Kim Jong Woon, biasanya ia dipanggil Yesung-ssi.”

“Satu lagi yang itu..” Ia menunjuk laki-laki yang sedang di wawancara. “Kyuhyun-ssi.”

“Oh..” Henry mengangguk.

“Oh ya! Aku beri tahu ya, Yesung-ssi itu yang paling ramah di antara mereka bertiga, Ryeowook-ssi memang baik dan perhatian dengan sekitarnya tapi dia ngomong kalau perlu aja, sedangkan Kyuhyun-ssi, dia emang gaul tapi cuma di kalangan dia aja, maksud aku kalangan yang udah senior. Tapi mereka bertiga professional dan serius banget kalau udah kerja, bener bener panutan!”

Henry mengangguk dan memperhatikan mereka bertiga, “Gomawoyo ya hyung!” Donghae mengangguk dan pergi.

“Wookie! Kau tau yang mana designer baru SM?” Yesung kelihatan bingung. Lalu Ryeowook menunjuk cewek berbaju peach yang sedang memegang kostum.

“Gomawo!” Yesung langsung memanggil designer baru itu.

“Mm, agasshi, kau designer yang baru ya?” Designer itu terlihat kaget dan gugup.

“Nn, ne. Aa, anyeonghaseyo Shin Ji Hyun imnida.” Designer itu memberi salam.

“Ji Hyun-sshi, kau lihat dimana kostum ku?” Ji Hyun terlihat kaget mendengar itu.

“Mm, Semua kostum sudah saya taruh di gantungan itu.” Jawab Ji Hyun.

“Hah? Tadi sudah saya cari di situ, tapi tidak ada.” Mendengar jawaban itu dari Yesung, Ji Hyun panik dan segera berlari ke gantungan baju tersebut. Dan ternyata baju itu memang tidak ada. Ji Hyun menggigit bibirnya.

“Ah eottokae? Bajunya benar-benar sudah saya taruh di sini kok.” Melihat Ji Hyun mulai panik, Yesung berpikir cepat.

“Tunggu di sini, dan jangan panik.” Ji hyun pun menuruti perintah Yesung.

Yesung terlihat seperti mencari-cari orang. Lalu ia berlari menuju Kyuhyun.

“Ya Kyun! Kamu jangan main-main begini dong! Kamu kan yang menyembunyikan kostumku?”

“Aniyo! Hyung kau kejam menuduhku!” Kyuhyun refleks menjawab.

Yesung mengerutkan dahinya. “Jangan bohong pada hyung mu! Rasakan!” Yesung menyerang Kyuhyun dengan mengelitiknya.

“Ya! Ya! Hyung! Itu! Ahahaha, di atas, ahahaha, atas lemari!” Yesung berhenti dan segera mengambil kostumnya. Ryeowook yang melihat kelakuan mereka berdua cuma bisa menggeleng kan kepalanya.

Begitu melihat Yesung sudah memegang kostumnya Ji Hyun segera berlari ke Yesung.

“Kostumnya sudah ketemu ya? Dimana? Jwesonghamnida Jwesonghamnida.” Ji Hyun meminta maaf & membungkuk beberapa kali.

“Oh, ini bukan salahmu, dia yang salah, dia menyembunyikannya!” Yesung menjewer Kyuhyun, Kyuhyun meringis.

“Syukurlah kalau sudah ketemu.” Ji Hyun membungkukan badannya, tersenyum, dan segera membantu artis lain dengan kostum mereka.

“Hehehe. Hyung, designer barunya cantik ya.”

“Aish, Kyun mata mu itu ya!” Yesung mendorong Kyuhyun agar ia segera bersiap untuk tampil.

“Ya! Sang Ri-ah! Kau sudah siap siap kan? Musikalnya akan mulai setengah jam lagi!”

“Tenang saja, aku lagi di jalan!” Jawab Sang Ri tenang kepada Ji Hyun

“Kutunggu kau di  gerbang venue!” Klik, teleponnya Ji Hyun putus.

Sang RI POV

Aku memarkirkan mobil dan segera menuju gerbang venue. Rasanya excited banget bisa nonton musikal yang terkenal selalu menampilkan yang terbaik ini.

Aku dapat tiket ini gratis dari Ji Hyun, karena dia sudah naik pangkat jadi designer baru SM, jadi dia dapat tiket tambahan ini. Ji Hyun memang yang terbaik!

Aku mengambil handphoneku, dan segera memencet nomor Ji Hyun.

“Ji Hyun-ah! Kau dimana?”

“Aku di depan tepat di gerbang venue. Kau dimana?”

“Emm, aku juga di depan gerbang kok! Kenapa aku tak melihatmu?”

“Sang Ri, kamu nyasar ya? Aduuh. Beritahu apa yang ada di sekeliling mu!”

“Ada…” BRUK! Aku terjatuh dan handphone ku terlempar. Aku segera berdiri, “Ah, Jwesonghamnida.” Aku membungkukan tubuhku, karena  memang aku yang salah.

“Hati-hati!” ucap laki-laki itu dengan wajah yang sangat sinis. Lalu ia pergi begitu saja. Walau pun aku yang salah tapi paling nggak ada sopan santun dong! Aish, sungguh menyebalkan!

“Yoboseyo? Ya! Ya! Sang Ri-ah? Sang Ri-ah!” Aku mengambil handphone yang sudah menjerit-jerit, untung saja tadi nggak rusak.

“Ne Ji Hyun, mianhae, tadi aku nabrak orang dan handphonenya kelempar.” Aku mengusap lututku.

“Tadi kamu nabrak Ryeowook ya? Ah, kau malah masuk ke gerbang backstage ya?! Aigooo, aku kesana!” Klik. Lagi lagi Ji Hyun memutus telepon begitu saja.

Nggak lama setelahnya Ji Hyun mendekati aku sambil berlari. “YA! Kenapa kamu malah ke sini sih?! Ada ada aja! Gwenchana?”

Aku mengangguk, “Kaja!” Ji Hyun menarik tanganku menuju gerbang venue, yang sebenarnya.

“Ya Ji Hyun! Kamu kenal dengan orang yang aku tabrak tadi? Kamu langsung tau cuma karena suaranya? Who, daebak! Tapi, dia tidak begitu punya sopan santun ya.” Keluhku atas apa yang baru saja terjadi.

“Ani. Aku nggak kenal dengannya, tapi aku tau siapa dia. Namanya Kim Ryeowook, seperti yang aku sebutkan tadi. Tapi menurutku dia itu baik dan sopan kok. Tapi, dia nggak banyak bicara. Kuberi tau ya, ada gosip yang menyebar bahwa dia itu nggak banyak bicara karena dari kecil dia sudah di tinggal orang tuanya karena sibuk. Tapi aku cukup yakin gosip itu benar. Dan kau tau? Ryeowook itu kaya abis! Orang tuanya memang kaya, tapi ia kaya bukan karena orangtuanya, tapi karena hasil kerja keras dia sendiri. Dia itu bener bener cowok idaman kalau saja dia lebih menunjukan emosinya. Nanti juga kau tau siapa dia ketika kau udah nonton musikal ini!”

Aku cuma bisa mengangguk saja.

Musikalnya sudah selesai, dan SANGAT SANGAT menarik! Aku jadi ingat dengan cita-cita ku waktu kecil! Dulu kakak ku juga aktor di drama musikal seperti ini. Dia sangat luar biasa, sekarang dia berada di luar negeri! Aku bercita-cita ingin seperti dia. Tapi yang namanya tumbuh besar, aku mulai melenceng dari tujuan awal. Tapi pertunjukan ini benar benar membuatku ingin kembali ke tujuan awalku! Pokoknya aku harus masuk ke dalam lingkungan SM ini! Ini salah satu cara agar impianku dapat terwujud!

“Ji Hyun-ah! Mm, bisa nggak kamu masukin aku ke lingkungan SM?”

“MWO?!” Ji Hyun terlihat kaget.

“Maksudku, bisa nggak aku dapat kerjaan di dalam lingkungan ini? Kamu tau kan dulu aku ingin jadi pemeran dalam sebuah drama musikal!”

“Huh kamu ini to the point banget ya orangnya! Yasudahlah nanti aku cari tau, tapi apa nggak apa apa kalau kau dapat pekerjaan sebagai cleaning service?” Ji Hyun terkikik.

“YA! Shiro! Ayolah yang lebih baik dari cleaning service!”

“Ne arasseo! Berdoa sajalah!” Ji Hyun tertawa.

“Aw you’re the best Ji Hyun-aaah!” Aku memeluknya.

Ji Hyun POV

3 Hari ini aku sibuk mendesign juga mencarikan lowongan kerja untuk Sang Ri, dan hari ini ada kabar yang cukup baik untuk Sang Ri. Kami berdua tinggal dalam satu rumah, tapi tadi malam aku lembur mengerjakan design, jadi baru pagi ini aku pulang, lelah banget rasanya, aku buru-buru mengebel rumah, semoga saja Sang Ri sudah bangun.

“Ji Hyun-ah, apakah sudah ada kabar?”

“Ya! Sang Ri! Bukakan dulu pagar nya! Gimana sih kamu, selalu aja bertanya tentang itu setiap aku pulang!” Akhirnya Sang Ri membukakan pagar untukku.

“Bagaimana?” Tanya Sang Ri penasaran ketika aku sedang berusaha membuka sepatu.

“mm, bagaimana yaaaa?” Sengaja aku membuat Sang Ri penasaran.

“Aish Ji Hyun yang bener doong! Bisa bisa aku mati penasaran nih!” Sang Ri mulai nggak nyante.

“Hahaha, iya aku dapat, mungkin lowongan ini cukup bagus untuk mu.”

“WAH JEONGMAL?!” Sang Ri begitu penasaran.

“Makeup artist, kamu sudah berpengalaman kan? Pekerjaanmu sebelumnya pun itu kan. Katanyasih ada makeup artist yang cuti hamil. Besok ada interview, bawa barang-barang penting seperti ijazah dan lain-lainnya ya, kau harus bisa! Hwaiting!”

Sang Ri loncat-loncat kegirangan. Syukurlah ini pekerjaan yang baik untuknya.

Besoknya, Sang Ri datang ke ruangan ku sambil senyam senyum sendiri.

“Ya Ji Hyun-ah! Aku dapat pekerjaaan nyaaaaaaaa!! Katanya aku akan bekerja selama 3 bulan”

Kalau Sang Ri senang, aku pun ikut senang.

“Chukae Sang Ri-ah!”

To Be Continue

Advertisements

5 responses to “지금처럼 – Just Like Now (Chapter 1)

  1. omh my good cia, haha 😀
    ci, keren bgt
    ternyata ga salah aku nyari wordpress kmu pake google
    haha 😀 aku tunggu yng lainnya 🙂 싸움!!!!

    • Gomawo Hera! kkk~ maaf ya kalau Just Like Now nya belum ada lanjutannya… Chapter selanjutnya belum klop di akunya. Jadi maaf kalau lama, nyelesaiin dulu Oppa, Saranghaeyo! Makasih commentnya~

    • Nggak ada, cerita ini udah lama banget aku tinggalin, makannya aku nggak masukin di library. Ceritanya rumit… *lho? Orang aku yg nulis* hahaha. Mianhaeyo… *bungkuk 90 derajat*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s