You Turned My World Upside Down (Chapter 2)

Really sorry! Awalnya aku janji bakal post 2nd chapternya max 2 hari. Tapi ternyata masih banyak yang harus di edit. Maaf ya~

_____________________________________________________________

By Zaskia Aruni Makarim (@zaskiarunim)

Attention: Ini hanyalah fanfiction, bila FF ini mirip dengan cerita lain hal ini hanyalah ketidak sengajaan, Gamsahamnida.

DO NOT TAKE WITHOUT PERMISSION AND FULL CREDITS,
Please leave a comment~

_____________________________________________________________

Oh my life.

@Fan Signing Event
Im Myeonsa POV

MWOYAAAA?! KENAPA DONGHAE OPPA KU BERSEBELAHAN DENGAN KYUHYUN?!

Sekalipun Cho Kyuhyun adalah artis yang di gemari hampir di seluruh dunia, tapi kalau attitudenya buruk seperti tadi pun aku KESAL! SUPER KESAL!

ARRRRGH! Kenapa kejadian tadi terulang-ulang di kepalaku?!

Cukup lama aku mengantri di barisannya Donghae hanya untuk tanda tangannya. Dan sebentar lagi giliranku, YAY!

Kuberikan album ke-5 versi A bercover Donghae, ke padanya.

“Siapa namamu?”

“Myeonsa. Im Myeonsa.” Jawabku sambil tersenyum malu. Sepertinya pipiku memerah, kkk~

“Yap, ini dia! Terima kasih sudah datang Myeonsa.”

Aku pun mengambil album itu dari tangan Donghae, dan…

Duk!

“AKH!”

Dengan sengaja kusenggol gelas colanya Kyuhyun. Untungnya dia tidak sedang menandatangani album orang, sehingga colanya tumpah di bajunya.
Well, kita impas Cho Kyuhyun!

“Aish, tolong hati-hati ya.”

“Omo, mianhae.. Aku lagi buru-buru.” Jawabku dengan muka SOK merasa bersalah sambil membuka kupluk hoodieku.

“NEO?! Agasshi yang tadi kan?”

“Kau mengenalnya Kyu?” Tanya Donghae yang sejak tadi menonton.

MENONTON!

Oh tidak..
Dia akan berpikir bahwa aku ceroboh.

AAAAAA~ Kenapa aku tidak berpikir lebih jauh!! LEE DONGHAE AKAN BERPIKIR BAHWA AKU CEROBOH! ANDWAE!

“Oh ini agasshi yang ingin tanda tanganku!” Jawab Kyuhyun.

“Eh?” Tiba tiba saja Kyuhyun merebut albumku dan menandatanganinya.

DI BAGIAN MUKA DONGHAE.

MUKA

MUKA

MUKA

ASDFGHJKLASDFKJGLKDFD?! CHO KYUHYUUUUN KUCEKIK KAU!!

Mulutku menganga melihatnya. Semua kalimat kutukan keluar di pikiranku, tapi tidak ku keluarkan lewat mulut. Terlalu banyak orang, dan aku harus jaga image di depan Donghae.

“Special untukmu, agasshi.” Sahutnya di sertai smirk super menyebalkan miliknya.

Kududuki scooterku sambil menunggu Seonra yang masih ada di dalam.

Aku meringis melihat album malangku.

~Untuk agasshi hoodie bad raccoon yang sangat terburu-buru, juga ceroboh.
Dari Kyuhyun yang sudah berbaik hati memberikan 10.000 won.

“AAAARGH!!” Aku menghentak-hentakkan kakiku dan mengacak-acak rambutku.

“Kau kenapa Myeonsa?” Tanya Seonra yang baru saja datang.

“Lihat!” Kutunjukan album ku di depan muka Seonra, kulihat matanya membulat.

Oh iya aku lupa.. Seonra tidak tahu ceritanya dari awal.

“OMONA!! KENAPA KAU BISA DAPATKAN DUA TANDA TANGAN SEKALIGUS?! KYUHYUN DAN DONGHAE?!”

“Tenangkan dirimu Seonra, ini tidak sehebat yang kau pikirkan.”

Lalu ku ceritakan semua kejadiannya dari awal. Tapi diceritakan saja tidak akan membuatnya berubah pikiran untuk membenci Kyuhyun. Seonra malah merasa menyesal setengah mati kenapa ia terlalu lama berada di toilet.
Dan dia juga mentertawakanku, sungguh sahabatku yang terbaik, tch..

“Yah setidaknya mata kirinya masih terlihat. HAHAHA~”

“Kau niat menghiburku tidak sih?”

SIALAN KAU KYUHYUN! Ini semua 100% kesalahannya.

“Kubilang juga cepat bawa scootermu ini ke bengkel! Argh, sepertinya aku harus pulang sendiri lagi.”

“Hehe, mianhae Seonra. Maklum, scooterku sudah tua.”

“Apa tidak apa-apa kalau aku duluan?”

“Sudahlah, tidak apa-apa kok. Hari ini kau ada kuliah kan? Bukankah sebentar lagi kau masuk kelas?”

Seonra menangguk. “Baiklah kalau begitu.. Gomawo, kalau ada apa-apa telepon saja ya. Bye~” Seonra melambaikan tangannya, dan aku pun membalas.

Yah lebih baik sekarang aku menelepon dereknya. Eum, tunggu sebentar.. Dimana buku catatanku? Kenapa tidak ada di saku tasku? Nomor dereknya kan ada disitu! Bagaimana bisa aku memanggil dereknya?
OH TIDAK.

“Myeonsa?”

Aku memutar badanku menuju arah suara itu.

“Hi!”

“D, D, Donghae-ssi?”

“Oppa saja.”

“D, Donghae… O, oppa.. ada apa?” Jawabku sambil tersenyum.

“Aku ingin memberikan ini.”

Kulihat sebuah album bercover Donghae plus tanda tangannya, saja.

“Eh? Kenapa?”

“Ini sebagai permintaan maaf kami atas kelakuan Kyuhyun, hehehe. Maafkan dia ya, sekarang Teuki hyung sedang memarahinya.”

“Di.. marahi..?”

Donghae mengangguk. Entah kenapa itu membuatku merasa bersalah.
Seharusnya aku senang kan?

Donghae tiba-tiba terkikik kecil dan menepuk-nepuk puncak kepalaku sambil tersenyum.
Itu membuat pipiku panas, dan jantungku berdetak dengan cepat. Oh, semoga saja Donghae tidak mendengarnya.

“Myeonsa, kenapa dengan scootermu? Mati?”

“Yah begitulah.”

“Kau sudah memanggil dereknya?”

“Belum, buku catatanku baru saja hilang, dan nomor dereknya ada disitu.”

“Benarkah? Hmm, Aku ingin membantumu tapi aku juga tidak punya nomor teleponnya.” Donghae terlihat seperti sedang berpikir.

“Eh tunggu, sepertinya Kyuhyun punya. Kupanggil saja ya!” Lanjutnya. Donghae tersenyum manis sekali, dan tanpa kusadari dia sudah menelepon Kyuhyun. Dia tidak memberikan ku kesempatan untuk berkata tidak.

“AAKH! Tidak usah, kau tidak perlu repot-repot!”

“Tidak mau membuatku repot atau tidak mau bertemu dengan Kyu?”

“Dua duanya.” Jawabku singkat. Tch, busted.

“Dengan begini kau sudah membantunya kok.”

“Membantu apa?”

“Haeee hyuuung! GOMAWOYOO~ Kau sudah mengeluarkanku dari ocehan ahjusshi itu.”

Oh tidak, suara itu.. Dialah satu-satunya alasan kenapa hari ini adalah hari yang buruk. KACAU.

“Berterima kasihlah pada dia.” Sahut Donghae sambil menunjukku dengan ujung ibu jarinya.

Kyuhyun melihatku, mulutnya terkunci tapi matanya terbelalak sangat lebar.

“Hoodie bad raccoon?! KAU LAGI.. YAAA! KENAPA AKU HARUS BERTEMU DENGANMU LAGI!” Protes Kyuhyun. Mataku langsung berubah menjadi mata sinis. Aku juga tidak mau bertemu denganmu lagi tau!

“Ya kalian berdua! Sudahlah.. Myeonsa hanya ingin minta nomor telepon mobil derek. Kau punya kan?”

“Aku punya. Tapi.. Eum.. Hae hyung, bisakah kau pergi dulu sebentar? Ada yang ingin aku bicarakan dengannya berdua.”

Mendengarnya, mataku terbelalak lebih lebar daripada matanya Kyuhyun tadi. Dan Donghae pun terlihat bingung. Oppaaaa~ andwaee jangan tinggal kan aku dengan alien ini! argggh~

“Baiklah, aku pergi ya..” Dan Donghae pun pergi dengan kepala penuh tanda tanya, sama sepertiku.

“Hoodie bad raccoon,”

“YA! Aku punya nama! Namaku Myeonsa, Im Myeonsa.”

“Hey Neoguri (Raccoon), apa ini milikmu?” Kyuhyun mengeluarkan sebuah benda persegi panjang yang terasa sangat familiar.

Buku catatanku.

“EH?! Kenapa bisa ada di kamu?”

“Karena kau bodoh!”

“Sini, kembalikan padaku!” Tangan ku berusaha merebutnya, tapi gagal.

“Tunggu, ada syaratnya..”

“EISH! MWO?!”

“Jadilah pacar palsu ku selama sebulan.”

To be Continue

Advertisements

One response to “You Turned My World Upside Down (Chapter 2)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s