You Turned My World Upside Down (Chapter 4)

Full Kyuhyun^^
Yeahaha, I made a poster~ Not bad.. but not good either.. kkk~ lol.
Uh, Jeongmal mianhae.. Aku baru bisa update sekarang. Minggu lalu chapter 4 nya stuck dan baru bisa di lanjutin minggu ini. Thanks to commentnya shinhyurin~ aku jadi semangat ngelanjutin FFnya. And finally ‘stuck point’ nya terlewati. kkk~

Oh yeah, one more thing.. I added B2ST – Because of You in the playlist.
I really really hope you like it. I’ll be glad if you comment it~ 

~With ♥, Author

_____________________________________________________________

By Zaskia Aruni Makarim (@zaskiarunim)

Attention: Ini hanyalah fanfiction, bila FF ini mirip dengan cerita lain hal ini hanyalah ketidak sengajaan, Gamsahamnida.

DO NOT TAKE WITHOUT PERMISSION AND FULL CREDITS,
Please leave a comment~

_____________________________________________________________

If I agree, will I regret it?

Myeonsa POV

MATI AKU! Sekarang sudah jam 7 lebih 10 menit, pasti nanti dia ngomel-ngomel. Semoga saja dia juga terlambat.

Aku berusaha untuk berlari sekencang-kencangnya menuju Kona Beans. Namun, apa daya, ini musim dingin, sulit rasanya menggerakan tubuh. Dingin sekali.

Tring’

Bel pintu masuk berbunyi ketika aku membukanya. Entah kenapa aku merasakan aura tidak enak. Ah matilah aku. Kyuhyun sudah datang.

Rasanya aku benar-benar ingin pulang. Mungkin aku saja yang berlebihan tapi aku melihat hawanya gelap dan dingin. Mau tak mau aku segera duduk di hadapannya. Dan seperti yang kuduga, dia marah. Kyuhyun menantapku tajam, seperti ada petir dari matanya. Hiiiy~

Aku menghela nafas agar rasa tegangnya hilang.
“Iya aku tahu aku terlambat, mianhae.”

Dia masih menatapku namun pandangannya berubah, tidak setajam yang tadi. Tapi mulutnya tetap bungkam, sama sekali tidak bersuara.

Tunggu sebentar…
Aku baru menyadari sesuatu. Entah kenapa setiap aku menatap mata Kyuhyun rasanya aku jadi… eum… tenggelam? Sungguh mengerikan.

“EISH, hentikan pandanganmu itu! To the point saja, apa tujuanmu memanggilku kesini?” Aku berusaha memulai topik, kalau tidak aku akan tetap tenggelam kedalam mata namja di hadapanku ini.

“Baiklah. Aku ingin membuat perjanjian denganmu. Sesuai dengan perkataanku kemarin, bukumu akan ku kembalikan asalkan kau mau jadi pacar palsuku selama 1 bulan.”

“Lalu apa tujuanmu memintaku untuk menjadi pacar palsumu?”

“Apa aku harus memberi tahu mu?”

“Geurom.. Kalau kau tidak memberi tahu ku, aku tidak bisa bekerja sama denganmu.”

“Kedua orang tuaku… menjodohkanku.” Jawabnya singkat.

Hening…

Mataku membulat.

“Ph.. Ppphhffttt.. kkkhh..”

Tiba-tiba Kyuhyun membalasku dengan tatapan sinis super tajam.

“Mian~ kkh.. kkkh..”

Tatapannya makin sinis juga makin tajam. Melihatnya pun aku takut, sehingga aku memilih untuk diam. Lama kelamaan tatapannya berubah menjadi serius.

“Ini rahasia! Bahkan tidak semua member SJ mengetahui tentang ini. Jadi dengar baik baik, aku tidak akan mengulangnya.. Dan jangan tertawa.”

Kyuhyun berhenti sejenak dan minum. Sedangkan aku.. pikiranku melayang-layang.

Beberapa hari yang lalu aku adalah seorang fangirl biasa. Unrecognizable.
Penuh dengan imajinasi, ngapel setiap ada waktu luang di depan komputer hanya untuk update informasi, buying goodies, nonton acara musik, nonton konser di tengah tengah orang orang sejenis seperjuangan. Untuk mendekati merekapun susah minta ampun, nyaris mustahil, yang paling deket paling fan signing event – bisa dapet tanda tangan hadap hadapan selama kurang dari 1 menit, and that’s it. Aku merasa bahwa hidupku hanya akan berputar seperti itu saja. Simple.

Tapi sekarang… Entah bagaimana aku terjebak dalam hidup seseorang. Nice.
Beberapa imajinasiku (terutama tentang namja di hadapanku ini) hancur berkeping-keping. Dan persepsiku terhadap Kyuhyun banyak yang berubah. Ini terlalu cepat! Kejadian minuman tumpah itu, lalu albumku yang di corat coret Kyuhyun, agendaku hilang, tak lupa Donghae yang rela membuang waktunya hanya untuk menggantikan albumku meskipun schedule mereka padat, so gentleman. Dan tiba-tiba Kyuhyun datang, ini lah awal dari kehancuran hidupku. Cho Kyuhyun yang menghancurkannya.
I ended up here, in front of Cho Kyuhyun, waiting for his biggest secret revealed.

Hanya dalam sehari hidupku berubah. Awalnya hanya seperti komedi putar, bergerak tapi posisi tetap disitu-situ aja. Tapi sekarang, komedi putarnya anjlok dan menggelinding entah kemana, tidak tahu akan berakhir seperti apa aku. Dengan keadaan begini lebih dari 50% kemungkinan aku mati. COM-PLI-CA-TED.

Kyuhyun menghela nafasnya.
“Seperti yang aku bilang tadi, orang tuaku menjodohkanku. Tentu, aku menolaknya. Sehingga aku dan kedua orang tuaku membuat sebuah perjanjian. Kalau aku berhasil mempunyai pacar dan bertahan selama lebih dari 1 bulan, perjodohannya dibatalkan. Deadline dari perjanjian itu adalah besok, dan aku sedang tidak ingin menjalin hubungan dengan siapapun. Jadi aku ingin membuat sebuah perjanjian denganmu, kau menjadi pacar palsuku selama sebulan lalu buku agendamu ku kembalikan. Ada pertanyaan?”

“YA! Ini namanya pemaksaan bukan perjanjian. Apa untungnya buatku?” Protesku dengan nada yang meninggi.

“Baiklah kalau begitu, aku akan mengabulkan satu permintaanmu ketika kontrak perjanjian ini selesai. Bagaimana?”

“Hanya satu?”

“Sudah kuberi malah ngelunjak.”

Aku meraih minuman ku sambil berpikir apa lagi yang harus kutanyakan.

“Oh ya, ada yang ingin kutanyakan dari awal. Kenapa kau memilihku?”

“Karena kau kandidat yang tepat. Kau membenciku. Sehingga kau tidak akan benar-benar jatuh cinta padaku.”

“Kau… Gay?”

Sontak Kyuhyun tersedak karena tadi dia sedang minum. Dia terbatuk-batuk parah. Angka 8 dari 10 untuk tersedaknya. Nyaris mati, tapi belum.

“YA! Darimana kau bisa dapat pemikiran seperti itu?!” Sahutnya setelah dia bisa menarik nafas dengan normal lagi.

“Entahlah.. Kau tidak ingin seorang yeoja jatuh cinta padamu. Jadi yang terlintas di kepalaku adalah kata itu.”

“EISH! Itu bukan berarti aku tidak menyukai yeoja! Dasar NaBo Neoguri”

“Panggilan apa lagi itu…”

“Nappeun(Bad)-Pabo(Stupid) Neoguri (Raccoon)

“Mwo? Huh.. dasar gay.”

“YAAA!” Suara Kyuhyun terdengar SANGAT keras, sehingga staff Kona Beans refleks melihat kearah kami. Hanya staff, belum ada pelanggan.

“Kalau kau tidak gay, apa alasanmu?” Tanyaku sedikit terbata-bata. Aftershock nya masih terasa. Ya memang, tadi memang sedikit terasa seperti gempa.

Kyuhyun terlihat berpikir sejenak, sepertinya ini juga salah satu rahasianya.

“Kau tidak perlu tahu. Kau hanya perlu ikuti rules ku.” Kyuhyun pun memberikan ku secarik kertas.

“Ini kontrak.” Lanjutnya.

Aku ambil kertas yang katanya kontrak itu lalu kubaca kata demi kata, sehingga menjadi kalimat. Sampailah mataku pada tulisan RULES yang tertulis jelas.

  1. Ini RAHASIA BESAR. JANGAN beri tahu pada siapapun kecuali aku mengizinkan. SELAMANYA.
  2. Ikuti semua yang aku perintahkan, karena kau akan sering bertemu dengan orang tua ku.
  3. Skinship mungkin saja terjadi, kalau memang sangat terdesak.
  4. Hubungan ini akan sangat dirahasiakan. Kalaupun fans mengetahuinya, kau harus siap fisik dan mental.
  5. Dilarang jatuh cinta satu sama lain.

“Eish! Ini sih kamu yang mendominasi! Apa-apaan ini, kenapa aku harus menuruti semua perintahmu?! Tidak adil!” Protesku.

“Sudahlah cepat tanda tangan saja. Jangan banyak protes.”

”Aku tidak bodoh! Mana mungkin aku menandatangani sesuatu yang tidak menguntungkanku.”

‘Tring’

“Shhh.. Ada pelanggan, sepertinya kita harus berbicara di tempat lain. Ddarawa, kaja. (Follow me, let’s go)” Kyuhyun langsung mengenakan shades dan scarfnya. Dia terlihat lucu karena mukanya seperti tenggelam ke dalam scarfnya. Somehow… he looks… handsome.

Aku tahu dia tidak ingin pertemuan ini di ketahui media massa, dan aku juga tidak ingin. Jadi aku bangkit dari kursiku setelah jarakku dan Kyuhyun cukup jauh, lalu aku mulai mengikutinya. Aku pun memasang cap milikku, karena aku tahu hal ini akan terjadi

‘Drrt~ Drrrt~’

Handphoneku tiba tiba berbunyi di dalam sakuku. Cukup kaget ketika melihat nama yang tertera di layarnya. Kyuhyun?

From: Kyuhyun
춥지 않아? (Aren’t you cold?) Bajumu tidak terlalu tebal.

Aku terpana membaca isinya. Dia… peduli? Oh iya, lebih baik kuganti display namenya. Bagaimana kalau Seonra melihat isi hp ku? Ku ganti dengan apa ya?

To: Kyuhyun
조금~ (a little~) Anyway, Aku sedang berpikir untuk mengganti display name mu di handphone ku, kau punya ide?

Sent! Beberapa detik kemudian aku bisa melihatnya sedang mengutak atik handphone nya. Tiba-tiba dia berhenti, ada apa ya? Apa yang harus aku lakukan? Mendekatinya atau ikut diam?
Awalnya aku memilih untuk ikut diam di tempatku, tapi Kyuhyun tiba-tiba menolehkan wajahnya padaku seakan akan dia menyuruhku untuk kesana. Entah kenapa semakin aku mendekatinya, pipiku semakin terasa hangat.. Aneh.

Setelah aku berada di hadapan Kyuhyun, ia tiba-tiba mengambil capku dan memakainya. Setelah itu dia membuka scarfnya dan ia lilitkan di leherku. Kenapa dia tiba-tiba jadi manis begini?
Kemudian ia mengeluarkan masker dari tasnya dan memakainya juga.

“Kita mau kemana?” Tanyaku yang sekarang juga tenggelam di dalam scarfnya. Harumnya… membuat pipiku menghangat seketika. Tubuhku yang tadi cukup kedinginan sekarang perlahan menghangat. Aku menyukai harum scarf ini.

“hm, kyeop..”

Mwo? Apa tadi dia bilang? Aku… dibilang lucu? Terbentur apa dia tadi?

“Mirip Neoguri asli.”

“ISH!” Kupukul kecil lengannya. Merusak suasana! He’s actually nice, but super annoying.

“Kerumah orang tuaku. Kaja!” Dia buru-buru mengambil kunci mobilnya dan membukanya.
Aku baru sadar, kenapa ia memarkir mobilnya agak jauh dari Kona beans? Orang aneh.

“MWO?! Kenapa mendadak! Aku tidak ada persiapan apapun, dan lagi aku juga belum menyetujui perjanjian ini kan?”

“Sudahlah tidak apa apa ko. Aku yakin kau akan menyetujuinya. Jadi, daripada membuang waktu, lebih baik langsung saja.” Jawabnya tenang ketika kami sudah berada di dalam mobilnya.

“Btw, display name nya ganti saja dengan ‘the most handsome man on the earth’.

“Kepanjangan! Ah, never mind, aku sudah menemukan nama yang bagus. One Trillion Rules.”

“EH? Nama apa itu?! Darimana asalnya?”

“조 (Jo) artinya One trillion, dan 규 (Gyu) artinya Rules. Berhubung kau tadi membuat 5 Rules seenakmu saja, yah… cukup berhubungan lah.”

“Kau aneh..”

“Kau yang lebih aneh! NaBo Neoguri mwoya?!” Protesku. Tapi Kyuhyun tidak membalasnya dan malah menyalakan stereo mobilnya, mengalun lagu Beast – Because of You. Entah kenapa aku terkikik.

“Wae?”

“Ani.” Selama lagu itu mengalun, aku tersenyum sendiri. Dulu aku pernah berimajinasi duduk didalam satu mobil dengan Kyuhyun. Persis seperti ini.

This is just the beginning.

두근두근 마음 설레고
Thump, thump my heart starts to flutter

Kyuhyun POV
Flashback (after fan signing event)

Haaaaa~hh ada ada saja kejadian hari ini! Baru kali ini aku bertemu dengan fan yang seperti itu.. Weird.

Aku pun bangkit dari kursi setelah fan signing ini selesai.

‘duk’

Ige.. mwoya? (what’s this?) Aku menginjak apa?

Kupungut benda itu. Sebuah buku? Punya siapa ini?
Kubuka bukunya yang covernya agak kotor karena tadi terinjak.

임 면사 (Im Myeonsa)

Yeoja itu? Mimpi apa aku tadi malam?!

Kenapa buku ini ada disini? Sepertinya yeoja itu menjatuhkannya lalu tertendang fans yang minta tanda tangan, dan berakhir di kursiku. Ceroboh.

Entah kenapa aku malah membuka halaman halaman selanjutnya. Buku ini cukup tebal.

Oh, buku ini agendanya toh.. Banyak juga jadualnya. Beberapa halaman selanjutnya terdapat banyak foto-fotonya. Woah, ini benar benar BANYAK! Disini banyak foto yang diambil menggunakan instax. Jadi cukup banyak fotonya yang nggak kobe.

Akupun membuka halaman selanjutnya, dan aku cukup terpesona melihat foto Cho Kyuhyun dengan pose yang super keren, as always, tertempel dibuku ini. Tapi foto Donghae hyung lebih mendominasi, tch..

Oh, aku ingat foto ini. Ini foto ketika comeback 3rd album Super Junior. Jadi dia sudah mempunyai agenda ini selama lebih dari… eum, berapa? 3 tahun, nyaris 4 tahun? Daebak!

Ini buku banyak sekali ya isinya! Ada foto foto selca nya, foto foto Super Junior, nomor telepon, jadual sehari-hari (lebih dari 3 tahun), to do list, banyak juga URL yang sepertinya penting, tulisan, gambar, coretan random, dan lain lain.. bahkan ada fanfiction juga. Ini anak kebanyakan berimajinasi kali ya?
Aku heran, bisa-bisanya buku ini nggak habis habis. Seperti kantong ajaibnya doraemon. Ini agenda ajaib yang nggak habis habis kertasnya.

Aigoo, bisa-bisanya dia menghilangkan buku yang penting seperti ini. Pabo.
Buku ini seperti catatan hidupnya selama lebih 3 tahun ini.

Ku buka halaman yang penuh dengan foto selca nya lagi.
She’s actually cute… and pretty.

Flashback ends

To Be Continue

Advertisements

2 responses to “You Turned My World Upside Down (Chapter 4)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s